Kamis, 03 April 2025
H U S N I Sulawesi Selatan
27 September 2006
Program Resetter Canon IP1200, IP1600 & IP2200 Silahkan Download Untuk Canon IP1200, IP1600, IP2200 Untuk seri PIXMA 1000 atau 1500 Gejala : - Lampu berkedip, printer ga mau respon Obatnya : 1. Download PIXMA service tool di Sini 2. Extract file nya 3. Lakukan prosedur service mode pada printer dengan cara : - Matikan printer, cabut kabel data USB dan kabel power - Tekan dan tahan tombol POWER, colokin kabel power, hidupkan printer - Indikator LED akan berwarna HIJAU - Tekan dan lepas tombol RESUME, indicator LED akan berwarna KUNING - Tekan dan lepas tombol RESUME sekali lagi, indicator LED akan berwarna HIJAU - Lepas tombol POWER Saat ini printer dalam MODE SERVICE 11. Lakukan prosedur reset waste ink tank dengan cara : 12. Colokin kabel data USB 13. Jalankan program GeneralTool 14. Tampilan akan seperti ini untuk IP1000 : 15. Atau seperti ini untuk IP1500 : 16. Pilih parameternya no 1 17. Tekan tombol no 2 menurut seri printer canonnya 18. Selamat… printer udah direset NOTE : JANGAN GUNAKAN SERVICE TOOL i320/i255 YANG DARI PRINTER SIAM, KARENA AKAN MERUBAH BIOS IDENTIFIKASI PRINTER MENJADI CANON i350 Labels: Resetter Printer
========================================================================================================== 24 September 2006Tangkap Gambar dengan ACDSee Cara yang umum digunakan untuk menangkap gambar di layar monitor adalah melalui tombol [Print Screen] yang ada di keyboard. Selanjutnya, gambar hasil tangkapan tersebut akan disimpan dalam clipboard dan dapat diproses lebih lanjut dengan program pengolah gambar. Cara klasik ini memiliki sedikitnya tiga kelemahan. Pertama, Anda harus membuka editor gambar untuk menyimpan file hasil tangkapan. Kedua, area yang akan ditangkap adalah keseluruhan layar dan Anda harus membuka editor untuk mengatur area layar yang akan disimpan. Yang ketiga, posisi pointer tetikus tidak akan tertangkap. Ketiga kelemahan ini dapat diatasi dengan bantuan program ACDSee. Berikut ini caranya. 1. Klik [Start] > [All Programs] > [ACD Systems] > [ACDSee 8]. 2. Setelah jendela program ACDSee terbuka, klik menu [Tools] > [Screen Capture...]. 3. Di jendela yang baru muncul, Anda dapat menentukan area yang akan di-capture. Untuk mengambil gambar selayar monitor, pilih saja [Current monitor]. Tapi kalau Anda ingin mengambil gambar dari salah satu jendela, area atau obyek tertentu, pilihlah salah satu opsi: [Window], [Region], atau [Object]. 4. Agar dalam area capture gambar posisi cursor mouse dapat terekam, beri tanda cek di depan [Include mouse cursor]. 5. Di area Destination, Anda dapat menentukan lokasi file hasil capture akan disimpan. Apakah gambar tersebut akan disimpan di clipboard, file atau akan dibuka dengan editor. 6. Opsi yang tak kalah penting ialah menentukan bagaimana gambar akan diambil. Di sini ACDSee menyediakan dua opsi, apakah Anda akan menggunakan shortcut keyboard untuk mengambil gambar ataukah dengan timer. Tentukan sesuai dengan kebutuhan Anda. 7. Setelah seting ditentukan, klik tombol [Start]. Gambar akan segera diambil setelah waktu pada timer tiba atau jika Anda menekan shortcut di keyboard. Selamat Mencoba
========================================================================================================== |